

Mengenal ISO 45001:2018
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012, Perusahaan yang mempekerjakan paling sedikit 100 orang tenaga kerja atau kurang dari 100 orang tenaga kerja namun memiliki tingkat potensi bahaya tinggi diwajibkan untuk memiliki dan menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. ISO 45001:2018 merupakan standar internasional yang memberikan pedoman dalam membangun dan mengembangkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di tempat kerja.
ISO 45001:2018 merupakan versi terbaru dari OHSAS 18001 yang memungkinkan Perusahaan untuk mengintegrasikan sistem manajemen K3 dengan sistem manajemen lainnya yang telah ada di perusahaan sepertii sistem manajemen mutu & lingkungan, karena susunan klausul ISO 45001:2018 telah mengadopsi High Level Structure. Selain itu, ISO 45001:2018 juga mengambil pendekatan yang lebih proaktif dan berbasis risiko dibandingkan OHSAS 18001 yang pendekatannya bersifat reaktif dan tidak selalu mempertimbangkan konteks organisasi secara mendalam.
Manfaat Penerapan ISO 45001:2018
ISO 45001:2018 sangat mungkin diterapkan di berbagai skala organisasi, adapun manfaat dari penerapan ISO 45001:2018 di tempat kerja antara lain:
- 1. Menciptakan tempat kerja yang aman bagi pekerja, tamu, ataupun pengunjung dan sebagai strategi menurunkan risiko kecelakaan di tempat kerja
- 2. Menunjukkan kepatuhan organisasi terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku
- 3. Sebagai bentuk Komitmen & Kepedulian Manajemen Puncak akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- 4. Meningkatkan citra perusahaan dan kepercayaan pelanggan, stakeholder, ataupun investor
- 5. Memperluas peluang bisnis
Rangkaian Kegiatan Pendampingan
Proses pendampingan konsultasi sistem manajemen ISO 9001:2015 dilakukan dari hulu ke hilir, mengikuti siklus Plan – Do – Check – Action serta dilengkapi dengan pelatihan yang dilaksanakan dengan metode khusus & eksklusif yang telah terbukti efektif membantu klien kami lebih mudah dalam memahami, menerapkan, dan memelihara sistem manajemennya.
| No | Tahapan | Uraian Kegiatan |
| 1 | Gap Analysis/Mapping Assessment | Pelaksanaan mapping process; Konsultan melakukan tinjauan awal terhadap ketersediaan dokumen & kondisi aktual implementasi sistem manajemen disesuaikan dengan persyaratan yang diacu. |
| 2 | Penyusunan kelengkapan dokumen & Pengembangan Sistem | Bimbingan yang diberikan kepada perusahaan dalam penyusunan kelengkapan dokumen yang diperlukan untuk implementasi sistem manajemen |
| 3 | Coaching & Mentoring Implementasi Sistem | Kegiatan yang dilakukan untuk memastikan sistem manajemen diimplementasikan serta ditinjau progress dan efektifitasnya secara berkala |
| 4 |
Evaluasi & Monitoring (Internal Audit) |
Kegiatan untuk menilai kesesuaian sistem manajemen dengan persyaratan yang diacu dan mengevaluasi efektivitasnya terhadap tujuan dan sasaran perusahaan. |
| 5 | Perbaikan/Tindak lanjut hasil audit sertifikasi | Kegiatan yang dilakukan dalam rangka menindaklanjuti ketidaksesuaian yang ditemukan auditor eksternal sehingga Perusahaan dapat direkomendasikan lulus sertikasi |
Our Client


Hubungi Kami

