

Sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga keselamatan, kesehatan kerja, dan keberlanjutan operasional, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) bersama Phitagoras resmi memulai tahapan Kick Off Meeting dan Gap Analysis dalam rangka persiapan resertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan bahwa penerapan SMK3 di seluruh unit kerja AirNav Indonesia senantiasa memenuhi 166 kriteria yang ditetapkan pemerintah, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja yang memiliki peran krusial dalam navigasi penerbangan nasional.
Melalui proses gap analysis, tim akan mengidentifikasi area penguatan dan peluang perbaikan untuk memastikan sistem manajemen K3 yang lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kami percaya SMK3 bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berdaya saing. Selamat berprogress dan sukses selalu Airnav Indonesia!
Berminat untuk menerapkan hal yang sama? Simak info berikut!


Mengenal SMK3 PP 50 Tahun 2012
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) merupakan sebuah pendekatan yang terstruktur dalam mengelola risiko terkait kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Penerapan SMK3 di Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan.
Peraturan ini mengharuskan setiap perusahaan, baik itu sektor formal maupun informal, untuk menerapkan sistem manajemen yang dapat mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi bahaya yang ada di tempat kerja. Penerapan SMK3 berdasarkan PP No. 50/2012 tidak hanya melindungi karyawan dari risiko kecelakaan dan kesehatan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya yang terkait dengan kecelakaan kerja.
Manfaat Penerapan SMK3 PP 50 Tahun 2012
Menerapkan SMK3 merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan
karyawan. Adapun manfaat dari penerapan ISO 45001:2018 di tempat kerja diantaranya:
1. Menciptakan tempat kerja yang aman bagi pekerja, tamu, ataupun pengunjung dan sebagai strategi menurunkan risiko kecelakaan di tempat kerja
2. Menunjukkan kepatuhan organisasi terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku
3. Sebagai bentuk Komitmen & Kepedulian Manajemen Puncak akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
4. Meningkatkan citra perusahaan dan kepercayaan pelanggan, stakeholder, ataupun investor
5. Memperluas peluang bisnis serta mendukung kelangsungan bisnis yang berkelanjutan


Tahapan Konsultasi SMK3 PP 50 Tahun 2012
Phitagoras mendampingi perusahaan Anda dalam proses pengembangan sistem manajemen mulai dari gap assessment, bimbingan penyusunan dokumentasi & pengembangan sistem, evaluasi & monitoring, hingga perbaikan pasca audit. Metode konsultasi yang kami terapkan telah terbukti efektif dalam membantu klien menjaga sistem mereka tetap berkelanjutan (sustainable) dan siap menghadapi proses audit dengan percaya diri — bahkan bagi perusahaan yang baru pertama kali mengenal standar.
Segera konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda dan temukan solusinya bersama Phitagoras! Bersama Phitagoras, setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh lebih kuat, lebih cerdas, dan lebih unggul. Lebih dari selembar kertas, kami bangun kapabilitas.
Phitagoras Integra Konsultama – Elevating Management System, Ensuring Success.
#WeBuildCapability




